Abhidhammatthavibhavinitika (Subkomentar Abhidhammatthasangaha) - Bab 3

Abhidhammatthavibhavinitika

(Subkomentar Abhidhammatthasangaha)

Bab 3

Pakiṇṇakaparicchedavaṇṇanā

Penjelasan untuk Bab Serbaneka

Cetakan I, November 2026

oleh: Ashin Kheminda

Editor: Kadek Yudi Murdana

Sampul: Andries M. Halim

Penata Letak: Ary Wibowo

Penerbit:

Yayasan Dhammavihari Rukan Sedayu Square Blok N 15-19 Jl. Outer Ring Road, Lingkar Luar Jakarta Barat 11730

Kontak: 0813 8700 3600

Pos-el: [email protected]

Pemesanan Buku: mydbs.link/bukuDBS

Sinopsis:

Jilid ketiga Abhidhammatthavibhāvinīṭīkā ini merupakan penjelasan sistematis atas Pakiṇṇakapariccheda—Bab Serbaneka Abhidhammatthasaṅgaha—yang menguraikan kesadaran dan konkomitan mental ke dalam enam ikhtisar analitis: vedanāsaṅgaha, hetusaṅgaha, kiccasaṅgaha, dvārasaṅgaha, ārammaṇasaṅgaha, dan vatthusaṅgaha.

Melalui eksegesis stanza demi stanza, buku ini merinci bagaimana 89 jenis kesadaran diklasifikasikan berdasarkan kemunculannya yang berasosiasi dengan tiga atau lima jenis perasaan; bagaimana enam akar (lobha, dosa, moha, alobha, adosa, amoha) membedakan kesadaran tanpa akar, berakar satu, berakar dua, dan berakar tiga; bagaimana empat belas fungsi dan sepuluh tempat kemunculan mengatur kontinuitas dari paṭisandhi, bhavaṅga, proses kognitif, hingga cuti; bagaimana keterkaitan kesadaran dengan kemunculannya melalui enam pintu atau yang sama sekali terbebas dari pintu; bagaimana objek terbatas, agung, konseptual, dan Nibbāna terdistribusi menurut jenis kesadaran, waktu, dan pintu; serta bagaimana enam landasan—lima sensitivitas indra dan landasan-jantung—menjadi sandaran kemunculan kesadaran di alam kāma dan rūpa, serta ketidakmunculannya di alam arūpa.

Penjelasan ini tidak berhenti pada enumerasi, melainkan menautkan setiap klasifikasi dengan kanon dan komentarnya sehingga pemaparan dhamma dalam rumusan ringkas Saṅgaha dilengkapi dengan penjelasan dan ketelitian tradisi ṭīkā. Dengan demikian, jilid ini berfungsi sebagai instrumen analitis bagi pelajar dan pengajar, serta sebagai landasan bagi penerapan meditatif dalam memahami kemunculan fenomena batin yang berkaitan dengan perasaan, akar, pintu, fungsi, objek, dan landasannya masing-masing.

Posting Serupa